Langsung ke konten utama

TAWAKAL DULU

Bismillah.. .
Dalam keseharian kita seringkali memahami bahwa tawakal itu setelah ikhtiar,  ternyata tidak demikian sebenarnya,  melainkan tawakal itu haruslah lebih dulu dilakukan oleh setiap insan.

Karena pada hakikatnya ikhtiar apapun tak akan pernah sampai mewujudkan keberhasilan sekiranya Allah tak menetapkan keberhasilan itu untuk kita. Sehingga kita tentunya harus memahami bahwa amal kita tak punya arti jika tidak ada Allah yang memberikan anugrah atas amal kita. 

Jadi ikhtiar itu bukan penyebab capaian apa yang kita inginkan.  Namun Allah lah yang menetapkan-Nya,  itulah kenapa tawakal itu hakikatnya sebelum ikhtiar.

Allah dulu,  Allah dulu,  Allah dulu.. .
Dan ikhtiar kita adalah wujud amal yang kita lakukan semata-mata untuk Allah Swt.
Jadi kalau demikian adanya,  kita tak akan merasa gagal,  lelah,  kesal,  karena semuanya kita kembalikan kepada-Nya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MENANTANG ALLAH DENGAN TERUS BERHUTANG RIBA

Riba sudah menjadi bagian keseharian. Banyak orang menganggap hutang riba biasa saja. Sulit kita temukan orang tidak pake KPR, kartu kredit, kredit motor, kredit mobil, kredit HP bahkan sampai kredit umrah haji. Bagi pendukung hutang riba, mereka akan bilang, “mana mungkin hari gini nggak pake hutang (riba)? Mustahiiilll” Mereka pikir bahwa hidup tanpa kredit riba, tidak bisa hidup layak. Padahal tanpa riba kita bisa hidup layak sejahtera.
Ekonomi yang dibangun diatas ribawi, ibarat bubble economy. Semakin besar balonnya, semakin mudah meletus kapan saja. Semakin besar hutang ribanya, semakin besar kemungkinan untuk menunggu bangkrut. Sesuai janji Allah dalam Q.S Al Baqarah : 275-279 bahwa Allah akan memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah. Bagi orang yang nggak segera taubat, dia tidak akan dapat berdiri, melainkan seperti berdirinya orang kerasukan setan lantaran (tekanan) penyakit gila. Bukti ayat ini, banyak orang pusing, mumet, stress, bahkan gila hingga mau bunuh diri akibat hutan…

KPR SYARIAH, APAKAH SUDAH BENAR-BENAR SYAR'I?

Kawan Saya di Bogor masRisky Irawanmenulis tentang KPR Syariah, apakah sudah benar-benar syar'i?
Bukan hanya asal nulis lho, tapi hasil belajar dari para ustadz yang ahli fiqih muamalah. Tulisan ini layak untuk dipelajari dan direnungkan. Agar bisa jadi pertimbangan sebelum memutuskan, juga menjadi catatan untuk perbaikan sistem bank syariah kedepan.. selamat membaca! ---------------------- Dilema KPR Syariah ... Saya mohon izin membahas#AkadKPRSyariah, Tulisan ini saya sajikan lagi dari twitter saya tahun 2013, pernah juga dimuat untuk grup pengusaha tanpa riba, grup ummah market (UMMAR), dll. Mudah2an bermanfaat. Apakah KPR Syariah diperbolehkan? KPR di bank ibarat makan buah simalakama. Pakai Bank Konvensional jelas haram, karena ada#Bunga. Tetapi pakai bank syariah pun tidak lantas halal 100%. Mengapa? Rumah merupakan salah satu kebutuhan mendasar yang harus terpenuhi dan diakui secara nyata dalam syariat Islam. Dan salah satu kewajiban dalam pernikahan adalah memberi nafkah (s…

INI CARA MELIPAT GANDAKAN UANG DENGAN HALAL!

Semua orang pastilah memiliki keinginan kaya, dan juga sukses. Bahkan tidak sedikit yang ingin merasakannya dengan waktu yang cepat. Tapi tentu saja yang instan dan cepat itu punya konsekuensi besar, pertama TIDAK AKAN LAMA BERTAHAN, dan kedua DOSA. Karena yang cepat dilakukan dengan cara-cara yang HARAM. Seperti pesugihan, judi, RIBA, yang kesemuanya Allah haramkan.

Tapi ada Cara HALAL untuk bisa sukses dan kaya, seperti apa?

1. SEDEKAH

"Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran, dan selalu berbuat dosa." (2:276)

Alquran : Surah Al Baqarah> Ayat 267Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah (di jalan Allah) sebagian dari HASIL USAHAMU YANG BAIK-BAIK dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untuk kamu. Dan JANGANLAH KAMU MEMILIH YANG BURUK-BURUK lalu kamu nafkahkan dari padanya, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memicingkan mata terhadapnya. Dan ketahuilah, bahwa All…